oleh

Inspektorat Diminta Serius, Seleksi Perangkat Desa Limus Disinyalir Terjadi Suap Berjamaah.

TargetHukum Bengkulu Selatan – sangat disayangkan dengan apa yang terjadi dalam seleksi Perangkat Desa Limus Kecamatan Kedurang Ilir, pasalnya dalam seleksi ini disinyalir tidak dilakukan secara transparan. Hal ini terlihat dari penelusuran Media ini yang mana adanya dugaan praktek suap yang dilakukan secara berjamaah oleh oknum yang berperan penting dalam seleksi tersebut.
Impormasi yang terhimpun, upaya meloloskan calon perangkat Desa ini dengan melakukan suap dilakukan oleh salah satu oknum Kecamatan yang mendatangi dan disinyalir mengantar sejumlah uang dengan oknum DPMD agar dapat melakukan strategi untuk meloloskan Perangkat Desa tersebut.
Terkait adanya dugaan KKN serta suap yang terjadi pada seleksi perangkat Desa Limus Kecamatan Kedurang Ilir Ketua LSM Kibar Kabupaten Bengkulu Selatan meminta agar Inspektorat dapat dengan serius tangani ataupun lakukan pemeriksaan terhadap seluruh yang terkait ataupun yang terlibat dalam seleksi tersebut.
Dijelaskan Ketua LSM Kibar Kabupaten Bengkulu Selatan Hotma, “ya biar permasalahan ini tidak membuat problema ditengah Masyarakat dugaan KKN pada seleksi Perangkat Desa Limus yang mana sudah kita laporkan dengan pihak berkompeten dalam hal ini Inspektorat Bengkulu Selatan agar kiranya dapat melakukan pemeriksaan, hal ini kita anggap perlu dilakukan karena kita menduga dalam prosesnya ditemukan adanya settingan dalam meloloskan calon Perangkat Desa” terang Hotma.
Hotma juga menambahkan, bahwa dirinya telah melaporkan permasalahan ini serta menyerahkan bukti bukti yang diduga dilakukan oleh calon Perangkat Desa bersama oknum DPMD yang bertugas sebagai pembuat soal seleksi, untuk diketahui pertemuan tersebut dilakukan dua hari sebelum seleksi dilakukan tepatnya pada hari sabtu.
Keindependenan pihak DPMD yang diragukan yang mana mestinya tidak perlu dilakukan dalam hal ini dipertanyakan, hal ini  perlu jadi perhatian seluruh pihak yang mana dalam seleksi yang dilaksanakan tidak perlulah terjadi pengondisian karena yang diseleksi juga sesama Warga yang ada di Desa itu sendiri, disamping itu dibuktikan dengan adanya calon perangkat Desa yang mendatangi rumah stap PMD Bengkulu Selatan yang beralamat dikota manna yang sekaligus salah satu yang bertindak sebagai pembuat soal seleksi.
Kedatangan calon perangkat Desa ini dengan menggunakan mobil berwarna putih disinyalir untuk melakukan lobi terhadap salah satu pegawai DPMD yang juga berperan dalam pembuatan soal seleksi.
Menurut sumber media ini bahwa pengakuan peserta sudah jelas yang mana, kunci jawaban yang sudah diberikan oleh pihak DPMD inisial R, menjadi panduan bagi peserta seleksi untuk memenangkan seleksi yang dilaksanakan, terang sumber yang namanya enggan disebutkan.
Kabib PMD Bengkulu Selatan Mucklis saat dikonfirmasi terkait hal tersebut menyatakan belum mengetahui hal itu, karena belum ada naik kemejanya disamping beliau juga masih terhitung baru menjadi Kabid PMD.
“saya belum tau terkait hal itu, nanti saya konfirmasi lagi dulu dengan yang bersangkutan. Yang pasti terkait datangnya calon perangkat Desa kerumah stap kita yang bertugas dalam pembuatan soal itu janggal” jelas Mucklis.
Demikian juga dengan R saat dikonfirmasi dikediamannya menyatakan agar hal itu dikonfirmasi langsung dengan Kepala Dinas “konfirmasi saja langsung dengan atasan kami sebab tidak mungkinlah kita bertindak kalau bukan perintah atasan, yang pasti saya tidak mungkin bertindak seorang” terang R. (JAN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed